Langkah kaki yang tergontai di atas cakrawala
Terbiaskan bentang sayapnya dalam pelukan senja.
Terbiaskan bentang sayapnya dalam pelukan senja.
Embusan talkin hanya sekedar bisingan formalitas
Mukadimah bersuar di hadapan hiruk pikuk yang melintas
Menerjang ansar dalam kepalan yang begitu buas
Tak terelakkan dengkinya celotehan komoditas
Tujuan tetaplah tujuan, meski tak tersedianya panggung pentas.
Mukadimah bersuar di hadapan hiruk pikuk yang melintas
Menerjang ansar dalam kepalan yang begitu buas
Tak terelakkan dengkinya celotehan komoditas
Tujuan tetaplah tujuan, meski tak tersedianya panggung pentas.
Nyanyian bajik dilenyapkan oleh bantahan lantang
Fitrah kelahiran tercemar akan praktis yang menantang
Keistimewaan tajuk tak lebih mulia di antara kangkang
Egosentrisme melampaui batas norma yang melarang
Buta tak mendengar, tuli bersulang dan berdendang.
Fitrah kelahiran tercemar akan praktis yang menantang
Keistimewaan tajuk tak lebih mulia di antara kangkang
Egosentrisme melampaui batas norma yang melarang
Buta tak mendengar, tuli bersulang dan berdendang.
Sulam menyulam menjadi satu; syairnya sangat merdu
Diharuskan terpontang-panting akan riuhnya undangan tamu
Inikah warisan yang diserukan dahulu?
Konsensus digoyahkan pada sebersit cakap yang dijamu
Tak lagi diramu, kekonyolan telak dirasa dengan senyuman dungu.
Diharuskan terpontang-panting akan riuhnya undangan tamu
Inikah warisan yang diserukan dahulu?
Konsensus digoyahkan pada sebersit cakap yang dijamu
Tak lagi diramu, kekonyolan telak dirasa dengan senyuman dungu.
Pertanggungjawaban atas kesepakatan hanya menjadi bualan
Kemaslahatan dinodai dalih mengatasnamakan “kemanusiaan”
Diskursus di ruang megah tak lain hanya soal kepentingan
Moralitas dipersampahkan, meludahi kebijaksanaan
Kerakyatan tak lagi dipimpin oleh yang katanya “wakil Tuhan”.
Kemaslahatan dinodai dalih mengatasnamakan “kemanusiaan”
Diskursus di ruang megah tak lain hanya soal kepentingan
Moralitas dipersampahkan, meludahi kebijaksanaan
Kerakyatan tak lagi dipimpin oleh yang katanya “wakil Tuhan”.
Lapar yang menggelegar di sela-sela masanya hampir memudar
Hidup terayal seperti dicabik elang yang begitu sangar
Nestapa tak dapat tersangkal sebab mengira ini lakon kelakar
Mengacuhkan repertoar namun munafik bercorak tegar
Dimensi cahaya memantulkan gelapnya setelah fajar,
Ahh! Sangat sukar.
Hidup terayal seperti dicabik elang yang begitu sangar
Nestapa tak dapat tersangkal sebab mengira ini lakon kelakar
Mengacuhkan repertoar namun munafik bercorak tegar
Dimensi cahaya memantulkan gelapnya setelah fajar,
Ahh! Sangat sukar.
Komentar
Posting Komentar