Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Amir Hipokrit.

Janji-janji yang menjelma bualan Mengaum—mengemis bersemoga sokongan Berlaga seraya turut memperhatikan Naskah visi yang bermakna kemanusiaan Praktik misi yang berironi kemunafikan Sumpah-sumpah yang dikumandangkan Diperlihat kekayaan, didengar kemiskinan Mengantongi suara Tuhan di saku kiri dan kanan Diperolehnya mandat kepemimpinan Dan bersaksi atas nama Tuhan Wajah baru bertaut amanat Tuhan Kerap menerbitkan segala kebijakan Yang hidup dimatikan, yang nampak dihilangkan Berdalih untuk prioritas kebaikan Lagi-lagi Ironi bernada kemunafikan Gerbang komoditas dipersilakan Menyelundupkan para pembeli lahan Menjamu modal untuk menebas hutan Daratan—lautan dijajaki sebagai dagangan Menggurah pribumi yang bertahan Meringkus protes asumsi kepemilikan Demi fasihnya kontinuitas pelanggan Negara-Negara telah menyatakan kelaziman Negeri di sini masih sibuk menghitung keuntungan Di persimpangan jalan menuju kerugian Memaksa kemiskinan untuk keterangan percobaan Gedung putih menjelma dapur untuk ...

Peradaban Pandemi

Dalam kurun waktu yang cukup lama kita mendiami bumi.Berbagai macam hal yang telah kita pelajari dalam hidup ini. Teriring masa yang terus memberikan pengalaman yang kita jalani. Beragam teori mengenai kehidupan yang sejak lama bahkan sampai kini terus dipelajari.  Melahirkan beragam gagasan untuk berlangsungnya perubahan.Namun, semua itu adalah hal yang semu. Hingga dewasa ini, Dunia masih terselimuti oleh misteri. Bagi mereka yang memahami tentang sejarah kehidupan, hal demikian masih tersemat menjadi bahan diskusi. Bagi sebagian orang, Dunia ini adalah konspirasi. Dan sebagian lainnya, Dunia ini adalah ladangnya para makhluk-makluk ber-akal yang penuh ambisi. Kehidupan sematanya berjalan dengan ramahnya kedamaian, selepas perjanjian yang diikarkan dari masa-masa kebrutalan. Dan seketika, seisi Dunia menjadi gempar, semuanya terasa bergetar, hingga satu per satu berpendar. Sebuah serangan yang membuat semuanya menjadi hening dalam kurun waktu yang begitu singkat. Sebuah ancam...

Inventarisasi—Agraris

Pembangunan dan pertahanan yang sama-sama memiliki misi untuk kesejahteraan. Kerap kali menuai konflik yang berkepanjangan. Berangkat dari gugusan pulaunya yang menjadikan Negeri ini sebagai satu dari lainnya Negara kepulauan terbesar di Dunia. Tanahnya yang subur, minyak buminya yang seakan tak ada hentinya mengucur. Dan segala apapun yang ditanam di tanah Negeri ini, niscaya akan tumbuh dan subur. Konsentrasi pemerintah yang semakin melajukan kecepatan pembangunan-pembangunan dalam sektor infrastruktur, ironisnya melegalkan berbagai cara demi keuntungan mereka dan juga kaum kapitalistik. Mulai dari pesisir pantai, pedesaan, hingga ke pelosok hutan. Yang mengharuskan pribumi dari daerah yang sudah ditargetkan, kehilangan mata pencaharian kehidupannya. Nelayan tak lagi mendayung, petani pun harus terpaksa menggantung cangkul. Semakin digerus lahan dan tanah yang mereka tinggali, semakin jauh mereka harus meninggalkan tanahnya sendiri. Menjadi pekerja migran di tengah ramainya arus geng...

Jatarupa Akcaya.

Manisnya mentari yang dijejal sunyi, Mengheningkan riuh pada ruang-ruang yang bertepi.  Apa kabar guru-guruku? Apa kabar sahabat-sahabatku? Lebih dari selusin bulan kita tak bertemu,  Semoga, segala kebaikan senantiasa menyertaimu. Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Atas segala karunia-Nya, kita semua masih diberikan kesempatan, untuk bersua, Walau harus memikul beban rindu, di balik layar kaca. Maafkan daku, tak mampu menyapa secara langsung. Lantaran pandemi, yang seakan membuatku terpasung. Maafkan daku, hanya melalui virtual kuberi sepucuk kabar. Kerana pandemi, yang kian hari, membuat kita seraya berpendar. Tak terasa, Sungguh, sukar untuk dipercaya, Bahwa daku, beserta para sahabatku,  akan mengenang masa-masa SMA, Berikut seragam kebanggaan,  yang akan menjadi kesan di masa tua. Tak dapat kucegat, Waktu yang kian bergulir sangat cepat, Silih bergantinya hari yang kian melesat, Mengisahkan putih abu-abu yang begitu singkat, Sebab pandemi, yang hadir t...