Sejarah yang terhalau oleh peradaban. Begitu cepatnya melesat bagai kuda yang tengah berlari di dalam pacunya, seperti roket yang dilarikan ke udara, begitu pun puting beliung yang menari-nari dan menyeret yang dilaluinya. Kontinuitas membuatnya terlelap hingga tak sedikit pun membelalak terjaga. Mendengkur dengan lantang, membisingkan nyanyian sejarah yang tengah mengalunkan iramanya. Ada yang sengaja tak menghiraukan nyanyian Ayam di dini hari. Ada yang tersontak akan bisingnya lantunan Ayam di awal pagi. Ada pula yang memang asyik sendirinya menikmati seruan Ayam yang mengalun di pagi dini. Begitu banyak kesanggupan yang sukar ditangkap oleh nalar, tentang peradaban di Bumi ini. Kisah bermulanya, mula kejadiannya, terjadi peristiwanya, yang semua itu tercakup dalam goresan sejarah di muka Bumi. Peradaban membawa riwayatnya masing-masing dalam perputaran masa di Bumi ini. Adapun buah tangan dari kilas sejarah Dunia ini adalah, bukan siapa penentang yang mampu mengalahkan. N...
Dari pencinta, untuk sang Pencipta.