Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Prasada Kosmos.

Ndak ada malam yang dilahap pagi. Siang pun ndak digantikan oleh petang. Begitu pun malam ndak bermaksud menggulirkan senja. Ekstase yang manusia alami tentang segala keindahan, kerap membuatnya menjadi dualisme penyembah estetika kehidupan. Terkadang rindu akan getaran musik Maha Agung, sedang di sisi lain keegoannya masih terbuai pada selain Maha Ego—yang kita tahu—ndak egoistik itu. Simbol-simbol kehidupan telah banyak mengintervensi kelahiran sunyi yang akan menembus batas pada jiwa-jiwa yang berkedok hipokrit. Antara jasad dan ruhani acap kali menjadi ajang adu domba dalam pergelutan melawan kuasa nafsi. Dengan lantas kita begitu mudah memberi warna pada secarik kertas lusuh, di tengah konstelasi selembar kertas putih mulus yang tidak sama sekali ada keberanian untuk menggoreskan sebait kalimat di dalamnya.  Kita tentu bisa menjadi bebas laksana garuda yang terbang di udara, dan merdeka sambil mengepakkan sayapnya di atas cakrawala, hingga menyeruak di bentang samudra. Namun k...

Apa dan Siapakah Deraka?

Kemacetan panjang lalu lintas birokrasi Riuh di lajur kanan oleh iring-iringan kaum berdasi Seraya menghambat tujuan kaum-kaum madani Protes demi protes mulai bersahutan di sana-sini Bisingnya desibel sirine yang tak henti-henti Disusul laju kecepatannya yang teramat tinggi Membuyarkan konstelasi pembahasan Ibu Pertiwi Hingga melebihi suara azan di masjid Al Islami. Konsep hukum bukan lagi soal haram-halal Kesejahteraan tidak lagi bersifat substansial Barang siapa yang menghamba pada tuhan feodal Niscaya hukum tidak akan mempan alias kebal Ambisi melumpuhkan kesehatan akal Di balik suara yang berada di dalam kardus abal-abal Yang banyak melahirkan ihwal kontroversial Ekualisasi diperkosa hasrat yang tak lagi bermoral Kedaulatan menjadi barang pokok yang kerap dijual Agar saku tetap terisi oleh kucuran modal. HAHAHA, LICIK SEKALI KAU, DAJJAL!!! Wajah-wajah hipokrit semakin terlihat nyata Lantaran sering lupa menutupi kedunguannya Gedung putih tak lagi suci seperti warnanya Sajian Interv...