Jalannya sistem yang semakin tidak efektif
Lantaran para pemain yang mudah sensitif
Begitu pun wasit dan juri yang kurang objektif
Serta masifnya ambisi para suportif
Yang menyebabkan keadaan tidak lagi kondusif
Diperlakukan dengan represif ketika dirasa terlalu proaktif
Menjadi pasif adalah senyampang bagi penguasa untuk memberlakukan aturan yang tidak sportif.
Banyaknya revisi hukum dari perundang-undangan
Yang lebih dikurang-kurangkan
Yang kurang dihilangkan
Berkas laporan yang berisi aduan tentang kesewenang-wenangan
Malah dijadikan sebagai bahan dakwaan
Ahh, persetan!!!
Padahal, hanya sekedar meminta perlindungan
Bukan mengemis-ngemis agar diberi kursi jabatan.
Sudah hilangkah perikemanusiaan?
Bangsa yang “katanya” menyiapkan ruang berdemokrasi
Kejahatan kerap mengkambing hitamkan lembaga institusi
Dahal, pemerannya adalah oknum biadab yang difasilitasi
Belum lagi, kejujuran yang dianggap menjijikan seperti nasi basi
Banyaknya ajang kompetisi yang mengadu argumentasi
Namun sama sekali tidak menuai solusi
Penyampaian aspirasi bukanlah moncong senapan yang mengintimidasi
Justru birokrasilah yang mudah sekali mengancam dan mengeksekusi.
Sampai kapanpun kejahatan akan tetap mengalir,
jika kebenaran terus-menerus dianulir.
Komentar
Posting Komentar